Tersingkir, Indra Sjafri Bantah Terlalu Paksakan Egy Maulana Bermain

INDONESIAPREDIKSI.com – Keputusan pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, untuk memainkan Egy Maulana Vikri sejak awal laga melawan Malaysia di babak semifinal, Kamis (12/07/18) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, sempat mengundang tanda tanya. 

Pasalnya, sang pemain baru saja tiba di Tanah Aie setelah melewati perjalanan jauh dari Polandia. Egy baru tiba di Indonesia pada Selasa (10/07/18) malam di Sidoarjo setelah menempuh perjalanan udara selama puluhan jam. 

Ia hanya sempat menjalani sekali latihan bersama Timnas U-19 sebelum akhirnya bermain pada kemarin malam. Kendati demikian, pelatih Indra Sjafri rupanya punya alasan utama dalam keputusan memainkan Egy sejak awal laga. 

Ia mengatakan pemain Lechia Gdansk itu dalam keadaan fit dan kehadirannya di lapangan dibutuhkan untuk membantu rekan-rekannya membongkar pertahanan Malaysia.

“Egy kondisi dalam kondisi siap bermain, jadi tidak ada alasan memainkan dia di babak kedua. Jadi memang saya pikir dengan dia (Egy) dimainkan, itu bisa memberikan kontribusi kepada Saddil. Jadi topiknya bukan di Egy atau kalah penalti,” tutur Indra Sjafri.

Indra Sjafri pun mengata bahwa gol pertama yang dicetak Egy Maulana Vikri pada menit kedua adalah kontribusi besar untuk Indonesia.

“Penalti (di gol pertama Indonesia) itu adalah kontribusi Egy,” kata sang pelatih menambahkan.

Sang pelatih pun menilai bahwa kekalahan didapat oleh timnas U-19 Indonesia bukan disebabkan oleh salahnya strategi atau soal performa Egy Maulana Vikri.

“Topiknya bukan masalah Egy-nya. Kita pun kalah, kalah dalam penalti,” ujar Indra Sjafri menegaskan.

“Mereka (timnas U-19 Indonesia) sudah bermain seperti yang kita inginkan,” kata sang pelatih menambahkan.

Bagi pelatih asal Padang, Sumatera Barat itu, kalah dan menang dalam sepakbola adalah hal biasa.

“Secara game seperti yang disampaikan Asnawi kita sudah bermain sesuai dengan apa yang kita inginkan. Untuk 2 x 45 menit bisa dikatakan, terutama babak kedua kita sangat menguasai pertandingan,” ucapnya.

“Ya, inilah sepakbola yang diakhiri penalti, dan penalti itu pun kita sudah siapkan, hampir setiap hari kita latihan penalti,” imbuh Indra Sjafri.

Sebagai informasi, Egy Maulana Vikri sejatinya tidak bermain penuh selama 90 menit saat melawan Malaysia. Jebolan SKO Ragunan itu ditarik keluar di menit ke-88 karena mengalami cedera. 

Bahkan, selama kurun waktu 88 menit tersebut, Egy terlihat kesulitan mengeluarkan kemampuan terbaik. Ia selalu dijaga ketat dan tampak kesulitan berperan sebagai striker.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Nonton Movie