Buka Borok Manajemen Chelsea, Maurizio Sarri Akan Dipecat?

INDONESIAPREDIKSI.com – Chelsea mungkin aja gerah atas manuver yang dilakukan pelatih barunya asal Italia, Maurizio Sarri dan mungkin saja sedang memikirkan opsi pemecatan. Hal ini terjadi setelah pria berusia 59 tersebut mengungkapkan masalah yang dimiliki The Blues dalam melakukan persiapan menghadapi musim kompetisi 2018-2019.

Chelsea akan menghadapi Huddersfield Town pada matchday pertama Liga Inggris musim 2018-2019, Sabtu (11/8/2018) pukul 21.00 WIB. Jelang laga tersebut, Chelsea masih diganggu komposisi pemain intinya yang belum lengkap.

Sebab, beberapa dari pilar The Blues masih menjalani masa rehat usai bermain di Piala Dunia 2018 untuk timnas masing-masing. Sementara Chelsea tercatat hanya melakukan empat rekrutan baru, yakni kiper Robert Green dan Kepa Arrizabalaga, serta gelandang Jorginho dan Mateo Kovacic.

Pelatih Maurizio Sarri menilai bahwa kondisi tersebut adalah masalah, yang membuat potensi maksimal timnya tak akan tercapai dalam waktu dekat ini.

“Saya yakin, kami tak akan mencapai puncak potensi. Kami memang menjalani pramusim, tetapi apa yang bisa saya katakan? Ini memang tak biasa, kami sedang tidak di situasi puncak,” ucap Sarri dilansir INDONESIPREDIKSI.comd dari BolaSport.com dan laman London Evening Standard.

Pelatih 59 tahun tersebut juga menjelaskan apa masalah yang akan dihadapi timnya jika harus memulai musim dengan kekuatan skuat seadanya.

“Apa tipe masalah yang kelak dihadapi? Ya soal hasil akhir. Mungkin apa yang akan kami pertontonkan pada awal musim tak akan sejalan dengan potensi skuat yang kami miliki,” tuturnya.

“Petinggi klub tahu akan hal itu. Mereka tahu dengan jelas,” katanya lagi.

Di sisi lain, Sarri turut menyatakan mepetnya waktu pramusim yang diberikan klub kepadanya, untuk menyiapkan skuat menghadapi musim kompetisi baru. Hal itu seolah membuka buruknya manajemen klub terkait estimasi waktu dalam hal melakukan sebuah perubahan.

“Apakah saya akan mengganti pramusim pada tahun depan? Saya pikir iya. Saya tiba pada pertengahan Juli dan masalahnya ada di sana, saya pun harus menerima sepenuhnya,” ucap mantan pelatih Empoli dan Napoli ini.

“Tetapi saya pikir, untuk masa depan akan lebih baik untuk mengubahnya. Saya pikir program pramusim yang saya damba tak sepenuhnya sejalan dengan arahan klub, jadi kami harus berkompromi,” ujarnya lagi.

Meski begitu ia berharap pada paruh kedua musim keadaan akan berubah.

“Saya harap paruh kedua musim ini, akan menjadi hal bagus bagi kami jika meraup banyak poin,” tutur Sarri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Nonton Movie